Rabu, 05 Agustus 2009

LEDAKAN PENDUDUK INDONESIA MENCEMASKAN

INILAH.COM, Jakarta - Ledakan pertumbuhan penduduk di Indonesia dengan kisaran tiga sampai empat juta orang per tahun, dinilai makin mencemaskan. Hal ini menjadi tanggung jawab sejumlah pihak yang dalam beberapa tahun ke belakang menurun intensitasnya.

Hal itu diungkapkan staf ahli Menko Kesra Sukawati Abubakar, di Jakarta, Selasa (2/6). Tingginya ledakan pertumbuhan penduduk, menurutnya, terjadi akibat menurunnya intensitas pelaksanaan program keluarga berencana di era otonomi daerah belakangan ini.

Ada tiga faktor utama, yang menurut Sukawati menyebabkan menurunnya intensitas pelaksanaan program KB. Yakni, rendahnya komitmen politis pemerintah daerah, rendahnya tingkat kinerja aparatur program KB/BKKBN, dan kurangnya dukungan anggaran.

"Dulu semua daerah punya lembaga pengelola program KB, namun kini yang tinggal hanya 29,8% saja. Sementara 33,3% kabupaten/kota tidak lagi memiliki petugas penyuluh lapangan KB. Akibatnya, anggaran yang disediakan untuk itu juga semakin menurun," katanya.

Sementara tingkat kinerja aparatur program KB/BKKBN, antara lain dapat dilihat dari menurunnya tingkat pencapaian peserta KB baru dan peserta KB aktif dalam tiga tahun terakhir. [*/nuz]

0 komentar: